bundabeka07
Mendampingi untuk saling berbagi…

Orientasi dan Aspirasi Jabatan Karier

Setelah siswa lulus dari SMA, maka siswa akan dihadapkan untuk memilih berbagai alternatip pilihan untuk kelanjutan studi atau lainnya.

Secara garis besar, ada 3 alternatip pilihan siswa setelah tamat atau lulus dari SMA yaitu :

  1. Melanjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi.
  2. Memasuki Pelatihan atau Kursus-kursus

C.    Memasuki Dunia kerja atau Bekerja

A. Melanjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi

            Merencanakan kelanjutan Studi kejenjang Perguruan tinggi, diperlukan berbagai pertimbangan. Salah satu pertimbangan tersebut adalah pengetahuan tentang informasi berbagai jenis Perguruan Tinggi..Perguruan Tinggi adalah jenjang pendidikan formal,setelah pendidikan menengah. Peserta didik di Perguruan Tinggi disebut Mahasiswa, sedangkan tenaga pendidiknya disebut Dosen.

Di Indonesia, perguruan tinggi dapat berbentuk, Akademi, Sekolah tinggi, Institut , Universitas, politeknik. Program pendidikan perguruan tinggi dapat berupa program Diploma ( D-1, D-2,  D-3, D-4, ),  Program Sarjana ( S-1 ),   Program Magister ( S-2 ),  Spesialis, dan Program Doktor, ( S-3 ).  Perguruan Tinggi dapat menyelenggarakan program akademik, politeknik, profesi, dan/ atau vokasi ( kejuruan ).

Universitas, institut, dan sekolah tinggi, yang memiliki program doktor, berhak memberikan gelar Doktor kehormatan ( Doktor honoris causa ) kepada setiap individu yang layak memperoleh penghargaan, berkenaan dengan jasa-jasa yang luar biasa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kemasyarakatan, keagamaan, kebudayaan atau seni,. Sebutan guru besar atau Profesor hanya digunakan selama yang bersangkutan masih aktif bekerja sebagai pendidik di Perguruan Tinggi. Selain itu, terdapat perguruan tinggi yang dikelola oleh departemen atau lembaga Pemerintah nondepartemen, yang umumnya merupakan Perguruan Tinggi Kedinasan.

  • Akademi

Akademi adalah perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan professional, dalam satu cabang atau sabagian cabang ilmu pengetahuan, teknologi, atau kesenian tertentu. Akademi terdiri atas satu  jurusan atau  lebih, yang menyelenggarakan Program Diploma, yaitu  ( D-1, D-2, D-3 ), beberapa  contoh antara lain, akademi Keperawatan, akademi Kebidanan, akademi Pariwisata, akademi Perhotelan.

  • Sekolah Tinggi

Sekolah Tinggi adalah Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan Profesional dan akademik,dalam lingkup satu disiplin Ilmu Pengetahuan, Teknologi, atau Kesenian tertentu. Sekolah Tinggi terdiri atas dua jurusan atau lebih, yang menyelenggarakan Program D-1, D-2 D-3, dan /atau D-4. Sekolah Tinggi yang memenuhi syarat, dapat menyelenggarakan Program Spesialist-1 ( Sp-1 ), Spesialist-2 ( Sp-2), Program Sarjana/Strata-1 ( S-1 ), Program Magister/Strata-2 ( S-2 ), dan/atau Program Doktor /Strata 3 ( S-3 ). Beberapa contoh antara lain, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik, Sekolah Tinggi Teologi.

  • Institut

Institut adalah perguruan Tinggi yang disamping menyelenggarakan pendidikan akademik, dapat pula menyelanggarakan pendidikan Profesional dalam sekelompok disiplin Ilmu pengetahuan, teknologi, atau kesenian sejenis. Institut terdiri atas tiga fakultas atau lebih, yang menyelenggarakan Program Strata-1 dan atau program Diploma, dan masing-masing terdiri atas dua jurusan atau lebih yang menyelenggarakan satu atau lebih program Studi. Institut yang memenuhi syarat, dapat menyelenggarakan Program magister/Strata-2, program doktor/Strata -3, Program spesialist -1, specialist-2. Beberapa contoh Institut di Indonesia antara lain, Institut Pertanian Bogor, Institut teknologi bandung, Intitut teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Institut Saint dan Teknologi nasional.

  • Universitas

Universitas adalah Perguruan Tinggi yang disamping menyelenggarakan pendidikan akademik, dapat pula menyelenggarakan pendidikan Profesional dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan / atau kesenian tertentu. Universitas terdiri dari  3 fakultas kelompok IPA dan 2 fakultas kelompok IPS atau lebih, yang menyelenggarakan Program Sarjana  S-1 , dan /atau program Diploma dan masing-masing terdiri atas dua jurusan atau lebih, yang menyelenggarakan satu atau lebih Program studi.  Universitas yang memenuhi syarat, dapat menyelenggarakan Program Magister/ Strata-2 program Doktor / Strata-3, dan program spesialis.

  • Politeknik

Politeknik adalah Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan professional dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus. Politeknik terdiri atas tiga jurusan atau lebih, yang menyelenggarakan Program Diploma D-1 sampai D-3, dan / atau D-4. Beberapa contoh antara lain; Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Semarang.

 

Perguruan Tinggi Negeri, Swasta, dan Kedinasan.

Selain berbentuk Akademi, Politeknik, Sekolah tinggi, Institut, dan Universitas, Perguruan Tinggi di  Indonesia dapat di kelompokan menjadi tiga bagian, yaitu Perguruan Tinggi Negeri ( PTN ), Perguruan Tinggi Swasta ( PTS ) dan Perguruan Tinggi Kedinasan ( PTK ).

 

  • Perguruan Tinggi Negeri ( PTN )

Perguruan Tinggi Negeri adalah satuan Pendidikan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah, khususnya departemen/kementrian yang bertanggung jawab atas pendidikan tinggi. Untuk memasuki PTN, calon mahasiswa harus memenuhi syarat-syarat yang di tentukan oleh PTN. Mengingat terbatasnya jumlah PTN yang ada di Indonesia, maka tidak semua lulusan SLTA, berkesempatan untuk menempuh pendidikan di PTN, Oleh karena PTN di selenggarakan oleh Pemerintah, maka sebagaian dana yang diperlukan untuk melaksanakan pendidikan di PTN, diambil dari kas Negara dalam bentuk subsidi.Dengan demikian, biaya di PTN menjadi relatip lebih murah, bahkan banyak juga yang berbentuk bea siswa, untuk mahasiswa yang berprestasi dan dari keluarga tidak mampu.

  • Perguruan Tinggi Swasta ( PTS )

Perguruan Tinggi Swasta ( PTS) adalah satuan pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh badan penyelenggara PTS yang berbentuk Yayasan, perkumpulan Sosial atau Badan wakaf. Perguruan tinggi swasta memiliki otonomi penuh untuk menyenggarakan pendidikan sendiri, tidak secara langsung bergantung pada Pemerintah. Jumlah Perguruan Tinggi swasta di Indonesia begitu banyak. Perguruan Tinggi Swasta berperan penting mengakomodasi permintaan masyarakat terhadap dunia pendidikan Tinggi. Akan tetapi dengan  banyak bermunculan Perguruan Tinggi swasta, maka calon mahasiswa harus berhati-hati dalam memilih PTS yang ada. Beberapa contoh PTS di Indonesia antara lain Univwersitas Trisakti Jakarta, Universitas Parahyangan Bandung, Universitas Petra Surabaya.dll .

  • Perguruan Tinggi Kedinasan. ( PTK )

Perguruan tinggi Kedinasan ( PTK) adalah satuan Pendidikan Tinggi yang  diselenggarakan oleh menteri Pimpinan Lembaga Pemerintah Non-Departemen (LPND) PTK juga dapat di kelompokan menjadi PTK Negeri dan Swasta.  Contoh Perguruan Tinggi Kedinasan di Indonesia antara lain, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara ( STAN) Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri (STPDN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), serta Poloteknik Gajah Tunggal.

Memilih Jurusan/ Program Studi

Dalam memilih jurusan atau Program Studi di Perguruan Tinggi tidak boleh dilakukan secara asal-asalan, sebab kesalahan memilihnya akan berakibat tidak baik terhadap prestasi dan masa depan yang di inginkan. Pertimbangan yang digunakan untuk memilih jurusan /program di perguruan Tinggi sebaiknya juga didasari oleh :

  1. Minat dan kemampuan pribadi.
  2. Prestasi akademik selama di SMA.
  3. Kemampuan Sosial ekonomi keluarga / orang tua.
  4. Pemilihan Perguruan Tinggi yang tepat
  5. Peluang “ kursi “ pada jurusan yang dituju.
  6. 6.      Lokasi, letak, akomodasi ke Perguruan tinggi, dll

 

B. Memasuki Pelatihan atau Kursus- kursus.

            Jika seandainya seorang siswa memilih tidak melanjutkan ke Perguruan Tinggi, karena berbagai pertimbangan, antara lain tidak ada biaya untuk Kuliah, atau memang mengambil jalan cepat untuk segera bisa mencari kerja, maka ada alternatif lain yang dapat dipilih untuk meningkatkan life skillnya, yaitu dengan jalan memasuki Kursus- kursus atau Pelatihan. Hal ini bisa dijadikan sebagai modal untuk  dapat kerja mandiri atau wirausaha. Kursus-kursus atau Pelatihan sekarang sudah banyak sekali kita jumpai, antara lain di Balai Latihan kerja ( BLK ) atau yang lainnya yang dapat di pilih sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Misalnya kursus ketrampilan Komputer, Otomotif, Elektronik, busana, boga dll.

C.Memasuki Dunia Kerja atau Bekerja.  

            Kerja merupakan kebutuhan manusia, seseorang bekerja karena adanya sesuatu yang hendak di capai, dan orang berharap bahwa dengan bekerja melalui aktivitas tersebut akan membawa mereka kepada suatu keadaan yang lebih baik dan memuaskan bagi dirinya.Pekerjaan adalah sumber penghasilan, dan juga suatu kesempatan mengembangkan diri. Sebagai suatu kesempatan maka perkerjaan itu hendaknya tidak di sia siakan dan harus di manfaatkan sebaik baiknya. Apabila setelah lulus dari SMA, langsung ingin bekerja, maka yang terpenting adalah persiapan diri yang matang, memenuhi standar tuntutan pekerjaan, dan memenuhi persyaratan administratif yang diperlukan, atau mungkin justru akan berwirausaha. Lapangan kerja cukup banyak jenis dan macamnya, dan terus bertambah selaras dengan kemajuan teknologi, peradaban zaman, tuntutan masyarakat dengan bertambahnya kebutuhan- kebutuhan baru. Untuk mengetahui lapangan pekerjaan yang di butuhkan maka bisa di lihat pada kantor Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Depnakertrans ) atau pada bursa- bursa tenaga kerja yang sering diadakan.  

           

           

 

 

 

 

 

           

 

 

 

Belum Ada Tanggapan to “Orientasi dan Aspirasi Jabatan Karier”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: